3 Hal yang Perlu di Ketahui Tentang Budaya Afternoon Tea ala Bangsawan Inggris

Budaya afternoon tea time, atau “teh sore” di dalam Bahasa Indonesia, merupakan tradisi khas yang telah melekat erat dalam kehidupan bangsawan Inggris sejak sekitar tahun 1800-an. Menikmati secangkir teh hangat yang disertai dengan berbagai camilan lezat seperti scone, sandwich kecil, dan kue-kue manis, adalah momen santai yang menjadi ajang bersosialisasi dan juga menyegarkan diri di antara jam makan siang dan makan malam. 

Jejak Sejarah: Bagaimana Budaya Teh Sore Mendarah Daging di Inggris

Awal mula budaya ini dimulai oleh seorang bangsawan Inggris yaitu Anna Russell, 7th Duchess of Bedford yang merupakan kawan akrab dari Queen Victoria. Ia kerap merasakan mood yang kurang berenergi di kala sore, sehingga terciptalah ritual afternoon tea di Inggris. Anna memulainya dengan rutinitas meminta penyajian roti, mentega, dan juga teh ke kamarnya di jam empat sore, dan teman-temannya pun mulai bergabung dengan Anna untuk menikmati afternoon tea.

Pada tahun 1800-an para bangsawan akan berdandan rapi dengan gaun panjang, sarung tangan, dan juga topi pada saat waktu afternoon tea. Pertama kalinya, budaya ini diadakan di drawing room (ruang tamu) yang ada di rumah para kaum kelas atas. Namun seiring dengan datangnya musim panas, mereka akan mengadakan afternoon tea di area taman dimana para lelaki juga diminta bergabung.

Etiket dan Adat Istiadat: Tata Krama Minum Teh yang Harus Diketahui

jenis teh
Source: Unsplash – Joanna Kosinska

Kepopuleran budaya minum teh berawal dari para kaum sosialita di Inggris yang kini telah bertransformasi menjadi minuman bagi semua kalangan. Namun dengan kuatnya budaya afternoon tea yang banyak disajikan oleh berbagai hotel kelas atas serta restoran berkelas, ada etika penting yang sebaiknya diikuti saat menyantap afternoon tea di tempat-tempat tersebut. Selain itu, cara penyajian afternoon tea pun akan mengikuti pakem tertentu untuk menjaga orisinalitas dari budaya ini.

Teh akan disajikan dalam cangkir porselen halus serta dituangkan dengan cara yang sangat berhati-hati oleh pramusaji agar tidak tumpah. Selanjutnya, kalian dapat menuangkan teh tersebut dari teapot yang disajikan sendiri dengan hati-hati juga. Penyajian teh di Inggris biasanya akan beserta gula dan susu sesuai selera. 

Kemudian, sendok teh harus diletakkan secara rapi di piring kecil setelah digunakan dan mengaduk teh harus secara perlahan agar tidak bising. Cangkir teh dipegang dengan lembut tanpa mengangkat jari kelingking

Menu Afternoon Tea (Teh Sore) yang Tak Terlupakan: Kue-kue dan Hidangan Pendamping yang Menggoda Selera

budaya afternoon tea

Afternoon tea akan disajikan dengan rak bertingkat (tiered cake stand) yang elegan, dimulai dari makanan yang gurih di bagian bawah, scone di bagian tengah dan kue-kue atau cakes manis di bagian atas. Beberapa menu yang menjadi bagian dari afternoon tea:

  1. Scones: Scones akan disajikan dengan clotted cream dan juga selai stroberi atau raspberry.
  1. Sandwich: Potongan sandwich kecil yang biasanya berisikan mentimun, telur dan mayones, salmon asap dengan krim keju serta ayam dengan krim keju.
  1. Cakes (Kue): Kue tart buah seperti tres leches, key lime pie, kue cokelat seperti sacher torte ataupun juga coco cake, terkadang ada juga cheese cake yang bisa kalian dapatkan dari Ann’s Bakehouse & Creamery.
  1. Buah Segar: Seringkali penyajian afternoon tea dilengkapi oleh irisan buah segar seperti stroberi, anggur, dan juga blueberry.
  1. Teh: Jenis teh yang disajikan untuk afternoon tea biasanya adalah Earl Grey, Assam, Camomile, English Breakfast, Darjeeling ataupun teh herbal.

Jika kalian menginginkan sajian afternoon tea untuk acara spesial kalian di area Jakarta dan sekitarnya, segera hubungi tim Ann’s Bakehouse & Creamery untuk mendapatkan informasi lebih lanjut untuk layanan coffee break kami.

Editor: Patricia Christina

Bella Mazaya

Bella is an Indonesian who consider herself as a world-citizen, based in London, United Kingdom, currently serve as a Head of Digital Marketing for Ann's Bakehouse & Creamery and a digital marketing professional for a multinational company. Bella loves traveling and trying world cuisine in her spare time, as well as creating creative marketing strategy, visual design works and plays music.

Post navigation

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image

4 Tips Untuk Set Up Coffee Break yang Tak Terlupakan

Coffee Break artinya apa sih?

Kelezatan Unik, Coffee Break Menu Spesial Ann’s Bakehouse & Creamery

6 Tips Acara Kumpul Keluarga Lebih Seru dengan Coffee Break Spesial